Pentingnya Peranan P3K dalam Menangani Cedera

Jakarta – Cedera dapat terjadi dimasa saja dan kapan saja. Sayangnya, masih banyak kalangan yang belum mengerti mengenai keterampilan dalam penanganan pertama pada luka atau Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Padahal, P3K dapat mengatasi beberapa jenis cedera yang kerap terjadi di masyarakat.

President Director PT Beiersdorf Indonesia, Holger Welters, mengatakan, melihat pentingnya keterampilan P3K, pihaknya menghadirkan Program Aksi Siaga Hansaplast di 350 sekolah dasar (SD) yang ada di wilayah Jakarta dan Malang.

“Program tersebut merupakan komitmen dari Hansaplast untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengetahuan dan penggunaan P3K yang tepat sejak dini,” ungkap Welters, di Jakarta, Rabu (12/4).

Program ini, lanjut dia, sangat bermanfaat karena tidak hanya melatih keterampilan dan kemampuan anak-anak, akan tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kesiagaan pada diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar yang lebih luas.

“Dengan program ini, diharapkan dapat menggerakkan para siswa dan masyarakat umum untuk senantiasa menyediakan perlengkapan P3K di rumah, kendaraan, maupun untuk persediaan personal, kapan saja dan di mana saja,” tambah Welters.

Marketing Manager Hanspalast PT Beiersdorf Indonesia, Setiawan Saputra, menambahkan, tujuan program tersebut adalah agar siswa menyadari pentingnya memiliki perlengkapan P3K.

“Selain mengedukasi murid-murid SD, program tersebut juga melibatkan langsung para guru dan orang tua murid untuk turut peduli, berbagi, serta mempersiapkan P3K kapan saja dan di mana saja melalui sesi edukasi dan pelatihan,” kata Setiawan.

Selain membekali murid-murid dengan keterampilan P3K, lanjut Setiawan, program ini juga menanamkan nilai-nilai positif yaitu peduli diri sendiri, peduli sesama, dan peduli lingkungan.

“Peduli diri sendiri yaitu supaya murid tahu yang harus dilakukan bila dirinya mengalami luka. Peduli sesama yaitu agar murid saling peduli terhadap sesama yang terluka. Peduli lingkungan yaitu murid diajarkan untuk menjaga lingkungan dengan pemilahan dan pemanfaatan sampah basah dan kering,” tambahnya.

Sumber : https://www.beritasatu.com/