7 Hal Tentang Genset, Sang Penolong dalam Kegabutan Kala Listrik Padam

Di zaman dengan segala pemanfaatan teknologi komunikasi dan digital ini, kebutuhan terhadap listrik adalah sesuatu yang tak bisa kita hindarkan. Listrik menjadi kebutuhan pokok, yang jika tidak tersedia akan membuat hidup terasa merana hingga marah-marah tidak karuan. Maka dari itu, kehadiran genset bisa jadi sangat bermanfaat.

Genset Sang Penyelamat

Namun, sebagai masyarakat yang hidup di negara berkembang, pemadaman listrik sementara masih saja kita nikmati di keseharian. Ini terjadi pada waktu-waktu tertentu, dan kadang tidak terduga.  Bahkan di beberapa daerah, masih ada yang belum merasakan kenikmatan energi listrik sama sekali, alih-alih turut mengalami perkembangan zaman digital dan pemakaian energi listrik terbarukan.

Sebagai solusi atas kekurangan tersebut, kita mengenal sebuah alat yang hadir sebagai alternatif penyediaan energi di kala terjadinya kesulitan listrik. Dialah genset.

Dengan adanya genset, hati yang gundah karena harus bersabar menanti listrik menyala hingga waktu tertentu bisa menjadi lega. Ya, genset adalah sebuah upaya memangkas kehilangan waktu akibat ketiadaan listrik. Bersama genset, kita kembali bersemangat menjalani hari-hari penuh teknologi.

Untuk itu, tak ada salahnya kita mencoba berterima kasih kepada genset, dengan mengenalnya lebih dekat dan secara mendasar.

‘Genset’, akronim dari ‘Generator Set’

GenSet diartikan sebagai sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik, yang biasanya menggunakan induksi elektromagnetik.

Sebagaimana disebut, Genset merupakan akronim dari “Generator Set”. Penamaan ‘Generator Set‘ dikarenakan alat ini terdiri atas perpaduan dua jenis perangkat berbeda yaitu mesin dan generator. Mesin pada alat ini berfungsi sebagai pemutar agar generator bekerja, sehingga menghasilkan induksi elektromagnetik dari perangkat generator tersebut. 

Bagaimana genset bekerja?

Sebagaimana disebutkan, genset bekerja dengan aktivasi dua elemennya yaitu mesin dan generator. Untuk bisa bekerja, mesin menggunakan bahan bakar berupa solar (jika itu mesin diesel) atau dapat juga menggunakan bensin. Sementara generator terdiri dari gulungan kawat tembaga pada kumparan statis atau stator dan di lengkapi dengan kumparan berputar atau rotor.

Bahan bakar pada mesin membuatnya bergerak memutar rotor dalam generator hingga kemudian menimbulkan medan magnet pada bagian kumparan generator. Medan magnet tersebut mengalami interaksi dengan rotor yang kemudian akan berputar terus untuk menghasilkan arus listrik.

Pembahasan lebih mendalam tentang cara kerja genset dapat dibaca di artikel di tautan ini.

Bagaimana sejarah penemuan genset?

Penemuan genset melibatkan dua nama penemu bernama Michael Faraday dan Rudolph Diesel. Faraday menemukan induksi elektromagnetik pada tahun 1831, yang kemudian berkembang menjadi ‘Generator Modern’. Pada proses penemuannya, Michael Faraday menggunakan cincin induksi untuk menemukan induksi elektromagnetik.

Sedangkan Rudolph Diesel, merupakan sosok yang melanjutkan penemuan tersebut dan kemudian menemukan ‘Generator Diesel’ itu sendiri. Pada tahun 1892, ia mulai mengeluarkan hak paten terkait mesin temuannya tersebut.

Bagaimana perkembangan genset setelah ditemukan?

Jauh setelah itu, pada tahun 1982, seorang produsen peralatan dari Perancis bernama Hippolyte Pixii menyempurnakan mesin genset yang ditemukan oleh Michael Faraday. Ia menemukan kekurangan pada mesin genset tersebut. Menurutnya, listrik yang dikeluarkan dari tahap gesekan cakram tembaga sangat kecil. Untuk solusinya, ia menambahkan dinamo pada mesin genset temuan Faraday tersebut.

Berikutnya, setelah genset dari Faraday yang disempurnakan Pixii, seorang bernama Antonio Pacionotti melanjutkan penyempurnaannya. Ia menemukan kekurangan pada genset tersebut yang menginduksi aliran arus listrik tanpa diikuti arus selanjutnya. Pada akhirnya, Pacionitti mengubah alat pada kumparan di genset tersebut menjadi kumparan torodial yang dia ciptakan.

Genset, andalan usaha bisnis untuk tetap berjalan

Padamnya listrik yang sering tak terduga waktunya menjadi sebuah tantangan bagi para pebisnis, baik usaha skala besar, menengah maupun kecil. Pasalnya, kebutuhan listrik menjadi kebutuhan pokok di hampir seluruh produksi barang dan jasa dalam usaha bisnis. Terbukti dengan pencantumannya dalam penghitungan catatan keuangan.

Oleh karenanya, pebisnis tak boleh kalah oleh keadaan dan berusaha mengalokasikan dananya untuk penyediaan genset sebagai solusinya. Genset bagaikan andalan utama dalam antisipasi masalah listrik padam, agar tak mengalami kerugian yang lebih banyak.

Genset, pahlawan dalam kegabutan

Bagi masyarakat awam, keberadaan genset pun terasa sangat penting dewasa ini. Keberadaan listrik terasa sangat dekat, bahkan untuk kegiatan yang biasa-biasa saja tapi melekat menjadi kebiasaan. Sehingga, bila listrik padam kehampaan akan sangat terasa oleh sebagian orang. Kebiasaan berkomunikasi via internet akan terhenti akibat listrik padam, entah karena baterai ponselnya habis atau jaringan internet modem yang terputus. Namun bila ada genset dan listrik dapat menyala sementara dan kegabutan pun sirna.

Genset, dibutuhkan di daerah tertinggal dan terpencil

Akan tetapi, kita yang sehari-hari masih mendapatkan listrik masih patut bersyukur, karena tak setiap saat membutuhkan pemakaian genset. Sebagaimana kisah yang disampaikan sejumlah komika dalam panggung Stand Up Comedy-nya, penduduk di Indonesia bagian timur masih banyak yang benar-benar belum tersentuh listrik.

Maka dari itu, mereka tentu sangat membutuhkan genset sebagai pembangkit listrik, agar dapat merasakan kemajuan zaman dan mendapatkan berbagai informasi penting demi keberlangsungan hidup yang lebih baik.

 

Sumber: gudanggenset dan abcpowergenset

Leave a Reply