Inilah 3 Cara Mengolah Limbah Cair Industri sampai Aman untuk Dibuang

limbah cair

Sektor industri, selain memiliki dampak positif terhadap perekonomian, juga memiliki efek samping. Dampak negatif ini salah satunya adalah dampak terhadap lingkungan. Limbah, terutama limbah cair yang dihasilkan oleh pabrik, dapat mencemari sungai dan tanah di lingkungan sekitarnya. Namun itu tidak harus terjadi apabila limbah cair yang dihasilkan pabrik diolah dengan benar.

Beberapa contoh industri yang menghasilkan limbah cair yang mengganggu lingkungan antara lain limbah pabrik tempe, pabrik tekstil termasuk pabrik kain batik dan limbah pembuatan jaket kulit. Limbah ini mengganggu lingkungan sekitar karena dapat mencemari air dalam tanah dan menghasilkan bau yang mengganggu masyarakat di sekitarnya.

Maka dari itu, para pihak yang terlibat dalam sektor industri harus paham akan bahaya industrinya terhadap lingkungan. Terlebih lagi, sektor industri harus paham bagaimana cara mengolah limbah cair industri sehingga ketika dibuang, limbah sudah tidak berdampak negatif dan merusak lingkungan.

Ada tiga cara pengolahan limbah cair industri sehingga limbah aman untuk dibuang: secara fisika, secara kimia, dan dengan sistem penyaringan, dan mengolah menjadi bahan bernilai. Pertama, pengolahan limbah cair industri secara fisika adalah pengolahan limbah dengan memisahkan bahan-bahan hasil limbah sesuai wujudnya. Misalnya, memisahkan air yang terlihat jernih dengan air keruh yang memiliki endapan. Pemisahan ini dilakukan supaya mempermudah dalam menentukan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan terhadap masing-masing jenis limbah yang telah dipisahkan. Misalnya, setelah dipisahkan, Limbah A baiknya diubah menjadi gas, Limbah B dibuatkan penampungan untuk dimanfaatkan menjadi barang lain yang bernilai, dan Limbah C dapat dibuang dengan porsi dan kadar yang sesuai.

Kedua, pengolahan limbah cair industri secara kimia adalah pengolahan dengan menggunakan bahan kimia tertentu untuk menghilangkan kuman atau logam berat yang terkandung dalam limbah cair. Maka, ketika dibuang, limbah tersebut sudah tidak lagi mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari lingkungan.

Ketiga, pengolahan limbah cair industri dengan sistem penyaringan adalah sistem pengolahan dengan menyaring limbah sebelum limbah dilepas ke lingkungan. Limbah cair yang diolah dengan penyaringan terbukti efektif dalam mengurangi dampak buruk terhadap kerusakan lingkungan.

Nah, selain bertanggung jawab atas industrinya sendiri, pihak perusahaan juga memiliki tanggung jawab kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan ke lingkungan adalah dengan memastikan bahwa limbah yang dihasilkan oleh industrinya tidak akan mencemari dan membahayakan lingkungan sekitar. Lingkungan yang tercemar juga akan membahayakan masyarakat sekitar. Semoga setelah membaca artikel ini kita dapat lebih sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan supaya selalu bersih dan aman.

Sumber:
https://www.tanindo.net/

 

Informasi Lebih Lanjut:
LAKSMI | 08111798354
[email protected]