Proxsis Surabaya Ikut Serta Ramaikan Apel Pembukaan Bulan K3 Nasional 2020

Perwakilan Proxsis Surabaya mengikuti perhelatan Apel Pembukaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2020 di Lapangan Sepak Bola Kawasan SIER, Kota Surabaya, Senin (13/1). Apel pembukaan Bulan K3 Nasional tahun 2020 ini diikuti oleh setidaknya 1.250 peserta apel.

Keikutsertaan perwakilan Proxsis Surabaya di apel pembukaan Bulan K3 Nasional 2020 merupakan salah satu bentuk komitmen Proxsis Surabaya untuk terus meningkatkan budaya K3 masyarakat.

Bulan K3 Naisonal tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 pada Era Revolusi Industry 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”.

Apel pembukaan Bulan K3 Nasional 2020 dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tiwur Khofifah Indar Prawansa yang dalam pidatonya turut mengajak dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk meningkatkan K3 seluruh tenaga kerjanya. Ambisinya adalah ingin menggelorakan agar DUDI mampu menihilkan kecelakaan kerja di Jawa Timur.

Selain itu, dalam kesempatan apel pembukaan Bulan K3 Nasional 2020 tersebut Gubernur Khofifah juga memberikan 556 penghargaan K3 kepada perusahaan yang berprestasi dalam bidang K3. Penghargaan itu meliputi 329 perusahaan Zero Accident Award (penghargaan nihil kecelakaan), 181 perusahaan sistem manajemen K3 (SMK3), dan 37 perusahaan program pencegahan dan penaggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS).

Gubernur Khofifah juga memberi penghargaan kepada sepuluh kepala daerah yang meliputi bupati dan wali kota di Jawa Timur sebagai Pembina K3 terbaik. Penghargaan tersebut diberikan kepada para kepala daerah yang perusahaan di wilayahnya menerima penghargaan terbanyak di periode 2019.

Meski masih banyak yang perlu diperbaiki, Gubernur Khofifah tetap mengapresiasi penurunan angka kecelakaan kerja secara nasional sebesar 26,4 persen. Pada tahun 2018 terjadi kecelakaan kerja sebanyak 157.313 kasus sedangkan di tahun 2019 terdapat 130.923 kasus dari Januari hingga September.

Gubernur Khofifah juga mengingatkan agar kesadaran K3 ditingkatkan ke seluruh pekerja termasuk pekerja yang derajat pendidikannya masih rendah. Pasalnya, menurut Gubernur Khofifah, Angkatan kerja yang lulus SD dan tidak lulus SD yang sebanyak 47 persen ini masih cenderung kurang peduli terhadap keselamatan kerja mereka. Edukasi dan literasi dibutuhkan bagi pekerja dalam derajat pendidikan ini.

Selanjutnya, apel pada Senin (13/1) tersebut akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan satu bulan penuh yang telah disiapkan Disnakertrans Jawa Timur.

Dokumentasi tim Proxsis Surabaya

Sumber: duta.co