Pencegahan Kecelakaan Boiler

Kecelakaan dalam ruang boiler dapat terjadi setiap saat. Meskipun tindakan pencegahan keselamatan sudah dijalankan, kemungkinan kecelakaan masih ada. Cedera akibat kecelakaan harus ditangani dengan cepat dan cerdas. Seorang operator boiler yang akrab dengan peralatan dan pabrik akan tahu bagaimana bereaksi dalam keadaan darurat.

Laporan kecelakaan harus mencakup informasi seperti: tanggal, waktu dan tempat kecelakaan, atasan langsung, nama orang yang terluka/korban, sifat cedera, apa yang korban lakukan pada saat kecelakaan, dan penyebab kecelakaan. Laporan kecelakaan juga digunakan untuk mendokumentasikan catatan keselamatan perusahaan.

Pencegahan Kecelakaan Ruang Boiler

Prosedur pencegahan kebakaran ruang boiler diperlukan karena sifat mudah terbakar dari bahan yang digunakan di ruang boiler. Operator boiler harus mengetahui prosedur yang akan digunakan dalam memberitahu pemadam kebakaran atau membunyikan alarm kebakaran. Orang yang mengirimkan bantuan harus memastikan pekerja pabrik lainnya tersedia untuk mengarahkan pemadam kebakaran ke lokasi yang tepat ketika mereka tiba. Selain itu, operator boiler harus mengetahui lokasi kotak alarm kebakaran. Bahan mudah terbakar memerlukan penanganan khusus oleh operator boiler.

Peraturan Keselamatan Ruang Boiler

Operator boiler adalah orang yang bertanggung jawab untuk operasi yang aman dan efisien dari boiler. Operator boiler harus mengembangkan kebiasaan keamanan untuk mencegah cedera Ppribadi, cedera pada orang lain, dan kerusakan peralatan. Peraturan keselamatan bervariasi tergantung pada jenis dan ukuran pabrik. Namun, berikut adalah aturan umum keselamatan di ruang boiler:

  1. Kenakan pakaian pengamanan dan sepatu safety di pabrik setiap saat.
  2. Kenakan sarung tangan saat menangani garis panas atau membersihkan bahan bakar.
  3. Kenakan pelindung mata telah sesuai di semua bidang yang ditunjuk.
  4. Gunakan kacamata dan respirator saat membersihkan sisi api boiler, breeching, atau cerobong asap.
  5. Kenakan helm safety ketika bekerja di mana ada kemungkinan cedera kepala
  6. Jangan gunakan tangan untuk menghentikan peralatan bergerak
  7. Simpan kain tak terpakai atau sampah di tempat yang telah ditentukan untuk mencegah kebakaran yang disebabkan oleh pembakaran spontan.
  8. Hanya menggunakan kaleng keselamatan yang disetujui untuk menyimpan cairan yang mudah terbakar.
  9. Periksa semua peralatan keselamatan kebakaran secara teratur untuk memastikan itu adalah dalam kondisi kerja yang tepat.
  10. Periksa alat pemadam kebakaran secara berkala.
  11. Jangan menggunakan tangga yang tidak aman.
  12. Tangga tidak boleh digunakan sebagai jembatan.
  13. Jangan meninggalkan alat longgar di tangga, catwalk, puncak dari boiler, atau perancah.
  14. Jangan membawa alat-alat di kantong belakang.
  15. Jangan membuang alat secara sembarangan.
  16. Gunakan alat yang tepat untuk pekerjaan yang sesuai.
  17. Jangan gunakan alat yang rusak.
  18. Jangan gunakan peralatan yang telah ditandai error untuk alasan keamanan.
  19. Pastikan peralatan telah diamankan.
  20. Selalu gunakan droplights tegangan rendah ketika bekerja di ketel uap dan air drum.
  21. Precheck semua peralatan untuk memulai bahaya.
  22. Bersihkan tumpahan cairan saat itu juga.
  23. Pindahkan barang dengan cepat dan dengan tujuan dalam keadaan darurat.
  24. Periksa pabrik dan peralatan sebelum memulai atau membuat perbaikan.
  25. Lakukan perbaikan pada peralatan hidup hanya dalam keadaan darurat yang ekstrim.
  26. Selalu laporkan kondisi tidak aman di pabrik kepada atasan langsung.

Sumber: //www.synergysolusi.com/berita/berita-k3/pencegahan-kecelakaan-boiler

ISC Safety School Surabaya menyelenggarakan
Training Operator Boiler kls 1 dan 2 Sertifikasi Kemnaker RI
pada tanggal  15 – 20 Januari 2018

(Fix Running)
berlokasi di
AMG Tower Lt. 17
Jl. Dukuh Menanggal No. 1 A
Gayungan – Surabaya
Segera Daftarkan diri anda ke Contact Person Kami
Ardy | [email protected] | 08111798354