PT Boma Bisma Indra (Persero) dan Proxsis Consulting Group Telah Melakukan Penandatanganan Layanan Jasa Industri

Direktur Utama PT Boma Bisma Indra (Persero) dan Proxsis Consulting Group telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk membentuk Kerjasama Operasi (KSO) pada Kamis, 10 Agustus 2017. Dihadiri oleh Founder Proxsis Rudi Maulana, ST, MM, CPP, CLA dan Proxsis East Chairman Ir. Endro Hariyuwono, CPP.

PT Boma Bisma Indra (Persero) memiliki 2 unit usaha Divisi Mesin dan Peralatan Industri (MPI) di Pasuruan, dan unit Manajemen Proyek dan Jasa (MPJ) di Surabaya, serta satu Anak Perusahaan PT Bromo Steel Indonesia (PT BOSTO) di Pasuruan dan secara operasionai didukung oleh ± 350 karyawan organik dan 150 orang karyawan non organik. PT Boma Bisma Indra (Persero) beserta anak perusahaan memiliki latar belakang struktur sebagai Project Management dan Services Division, Industrial Plant Equipment Division, Foundry Business Unit.

Saat ini PT BBI sedang membangun, mengembangkan dan memperluas bisnis yang bersifat Layanan Jasa Industri. Melihat potensi PT BBI yang besar tersebut terciptalah kerjasama operasi antar PT BBI dengan Proxsis Consulting Group di bidang services. Proxsis Consulting mendapatkan kepercayaan untuk bekerjasama mengelola dibidang marketing, bidang strategic dan bidang manajemen proyek.

KSO perdana yang akan di bentuk adalah Mengoperasikan kembali Laboratorium Kalibrasi yang sudah lebih dari 3 (tiga) Tahun sempat tidak beroperasi.

Berikut adalah foto lokasi Laboratorium Kalibrasi yang akan digunakan oleh Proxsis East (dalam hal ini adalah IPQI Learning Center – Surabaya) sebagai penunjang prasarana pengembangan kompetensi (training) di bidang kalibrasi.