Training Total Productive Maintenance (TPM)

Total Productive Maintenance didefinisikan sebagai konsep perbaikan berkelanjutan yang melibatkan seluruh karyawan untuk meningkatkan perawatan mesin, peralatan, dan meningkatkan produktivitas. Indikator kesuksesan TPM di ukur oleh OEE (Overall Equipment Effectiveness) dimana ukuran kinerja ini mencakup ke berbagai macam kerugian (losses) seperti downtime, changeover, speed loss, idle mesin, stoppages, startup, defect, dan rework.

Konsep Total Productive Maintenance sendiri memiliki 5S sebagai foundasinya dan ada 8 pilar utamanya.

Pilar utamanya yaitu Autonomous Maintenance (Jishu Hozen), Planned Maintenance, Focused Improvement (Kobetsu), Quality Maintenance, Initial Control, Training, dan Total Productive Maintenance – Office.

Planned Maintenance sendiri mencakup Breakdown Maintenance, Preventive Maintenance, dan Improvement Maintenance. Sedangkan Initial Control berfokus untuk mengendalikan maintenance cost mulai dari pembelian, mesin kualifikasi, sampai mesin di scrap. Focused Improvement merupakan tumpuan improvement yang focus pada suatu masalah tertentu yang dilakukan oleh kelompok. Quality Maintenance menciptakan mesin yang menghasilkan output bebas defect. TPM office menganalogikan alat administrasi di office seperti mesin.

Siapa yang harus ikut:

Manajer, Suvervisor produksi atau proses, operator, karyawan 

Program

Day-1

  • From PM to TPM
  • TPM Foundation
  • 6 Big Loses
  • Five Pillars of TPM
  • 6S implementation
  • Visual Display

Day-2

  • TPM Measurement
  • Basic Equipment Care
  • TPM Champion Team
  • KAIZEN activities
  • 5 why – Root cause analysis
  • TPM Program

Metode Pelatihan

Pelatihan ini membutuhkan interaksi yang cukup tinggi agar setiap materi dapat langsung menjadi bahan diskusi.

  1. Dialog Interaktif / Sharing
  2. Diskusi Grup
  3. Latihan di Kelas
  4. Studi Kasus

Contact Person

IQBAL – 08111798353
[email protected]