Training Need Analysis

 

Apa yang dimaksud dengan analisis kebutuhan pelatihan?

Analisis kebutuhan pelatihan adalah kuesioner yang akan membantu Anda untuk mengidentifikasi pelatihan yang dibutuhkan dalam PERUSAHAAN Anda. Jawaban yang diberikan akan membantu Anda untuk merencanakan pelatihan. Bagaimana cara melakukan analisis kebutuhan pelatihan? beberapa cara bisa Anda gunakan, misalnya survei, metode yang digunakan tergantung pada ukuran, sifat dan struktur manajemen perusahaan Anda.
Menganalisis apa kebutuhan pelatihan merupakan prasyarat penting untuk setiap program pelatihan yang efektif. Training Need Analysis memungkinkan organisasi untuk menyalurkan sumber daya ke dalam daerah di mana mereka akan memberikan kontribusi yang paling besar untuk pengembangan karyawan, meningkatkan semangat dan kinerja organisasi.

Pada akhir training peserta akan dapat :

Pelatihan ini bermanfaat untuk mengarahkan para peserta pelatihan untuk dapat mengerti dan memahami tentang Training Needs Analysis sehingga bisa mengimplementasikannya pada perusahaan dengan tepat.

Materi Training :

  1. Pengertian Training Need Analysis
  2. Manfaat  Training Need Analysis
  3. Dampak dari Training Need Analysis
  4. Different styles of training need analysis approach – Building the Training Needs Analysis Process linked to HR programs.
  5. Formulate steps, actions, problems, skills. Training Framework in the organization
  6. Mendefinisikan kebutuhan pelatihan perusahaan
  7. Review Organization Needs and cascade to HR Planning
  8. Explore Training & Development Program linked to HR programs such as Manpower Planning, Succession Planning, Competency Based Human Resource, Performance Management, Recruitment, Compensation & Benefits.
  9. Set-up a training needs analysis process – Establishing Training Plan

Lokasi Training        : Surabaya
Lama Training         : Event selama 2 hari

Siapa yang  Seharusnya Hadir ?

  1. Top Management suatu perusahaan yang mempunyai kepedulian untuk menerapkan sistem manajemen yang tepat dalam organisasinya
  2. Middle Management / Manager Lini / Karyawan yang mempunyai peran sebagai eksekutor dalam suatu organisasi dan mempunyai peran besar dalam implementasi suatu Sistem Manajamen.

Metode Training :

  1. Pelatihan ini membutuhkan interaksi yang cukup tinggi agar setiap materi dapat langsung menjadi bahan diskusi.
  2. Dialog Interaktif / Sharing
  3. Latihan di Kelas
  4. Studi Kasus

Fasilitas
1. Bolpoin
2. Sertifikat
3. Materi Handout
4. Ruang Kelas di Hotel berbintang
5. Makan Siang
6. Coffe Break dua kali

Contact Person

Iqbal | 08111798353 | [email protected]