Training Operator Gas Tester

Industri Perminyakan merupakan industri beresiko tinggi yang melibatkan berbagai bahan kimia berbahaya yaitu bahan Hidrokarbon yang beracun, mudah terbakar dan meledak. Oleh sebab itu, sudah menjadi suatu kewajiban bagi perusahaan untuk memberlakukan persyaratan dan standar keselamatan yang tinggi dalam proses operasi perminyakan khususnya dilingkungan instalasi kilang minyak, gas dan petrokimia. Salah satu penyebab kecelakaan yang sering terjadi pada lingkungan pengilangan adalah akibat pekerjaan pemeliharaan yang tidak memenuhi standar keselamatan khususnya pada beberapa daerah berbahaya dan beberapa critical point area yang menyangkut peralatan proses vital industri perminyakan.

Tujuan Training Operator Gas Tester
Pelatihan GSI atau Gas Safety Inspector \ Operator Gas Tester dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan bagi petugas yang ditujuk sebagai Petugas Pengawas Gas atau Gas Tester Officer diperusahaan agar mampu memberikan safety precaution yang tepat dan aman pada saat kegiatan proses operasi khususnya dalam menjaga keselamatan petugas yang akan bekerja dan menjaga peralatan/ asset perusahaan. Selain itu, petugas pengawas yang ditunjuk dapat menerapkan berbagai upaya preventif dalam rangka mencegah kecelakaan yang dapat berakibat fatal khususnya yang berkaitan dengan gas-gas berbahaya yang timbul dari kegiatan atau aktifitas kerja pada industri seperti pada aktifitas pengolahan minyak dan atau bahan kimia berbahaya.

Selain itu, setelah mengikuti pelatihan ini peserta bersangkutan akan mengikuti Ujian Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) K3 untuk mendapatkan Sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Materi Training Operator Gas Tester
Modul pelatihan ini telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) khususnya Standar MIGAS. Materi Pelatihan mencakup topik sebagai berikut :

  • Konsep dasar Pencegahan Kecelakaan (Explosion theory and prevention).
  • Memberikan pemahaman bagaimana proses terjadinya kecelakaan dan bagaimana strategi pencegahan dengan menerapkan metoda eliminasi, substitusi, isolasi dan lainnya.
  • Identifikasi bahaya dan Penilaian Resiko. Memberikan pengetahuan dan pemahaman dasar mengenai teknik identifikasi bahaya yang dapat dilakukan oleh GSI dan Gas Tester sebelum memberikan ijin melakukan pekerjaan berbahaya. Dalam sesi ini akan dberikan berbagai contoh dan studi kasus melakukan identifikasi bahaya dalam berbagai situasi dan kondisi.
  • Fire Prevention Concept (Flammability and fire concepts). Memahami konsep terjadinya api dan implementasi aktual di lingkungan kerja, misalnya dalam pekerjaan berbahaya di tangki timbun atau unit proses. Dipelajari juga bagaimana konsep pengendalian gas berbahaya yang dapat menyebabkan kebakaran atau keracunan serta tata cara pencegahannya.
  • Sistem Ijin Kerja (Safety procedures). Mempelajari bagaimana konsep dasar sistim ijin kerja, seperti ijin kerja panas, ijin kerja dingin serta peran dari semua pihak dalam pengeluaran ijin kerja.
  • Safe Working Practices. Membahas mengenai berbagai jenis pekerjaan dan langkah-langkah pengamanan yang diperlukan (Safety Precaution), misalnya Tank Cleaning, pengelasan (welding and cutting), entry to confined spaces, bekerja dengan bahan Kimia berbahaya (chemical Hazard)
  • Gas Tester (Introduction to gas detector equipment). Memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai teknik melakukan gas test, termasuk gas mudah terbakar dan gas beracun dengan menggunakan berbagai peralatan pengukuran. Dalam sesi ini akan diberikan simulasi dan praktek menggunakan berbagai alat gas detector yang bekerjasama dengan instansi terkait.
  • Gas test practices/Drill dan Studi Kasus. Akan dibahas dalam diskusi kelompok berbagai kejadian kecelakaan dalam melakukan pekerjaan berbahaya di kilang.

Materi lain yang akan dibahas antara lain:

  • Tugas & tanggung jawab GSI
  • Alat-alat gas test
  • Teknik melakukan gas tes
  • Jenis gas berbahaya
  • Pemeliharaan alat gas test dan
  • Mekanisme Kalibrasi
  • Praktek pengukuran gas berbahaya

Durasi Training
Pelatihan akan dilaksanakan selama 3 hari kerja

Kriteria Peserta Training Operator Gas Tester
Pelatihan dirancang untuk semua pekerja yang terlibat dalam berbagai pekerjaan berbahaya di lingkungan perminyakan, industri kimia, petrokimia dan gas antara lain: Supervisor Operasi,Operator pabrik, Safety supervisor/safety man, Maintenance supervisor, Contractor tangki, Tank cleaning supervisor, Shipping supervisor, Laboratory Officer, dll.