3 Jenis Analisa Kebutuhan Training

Training atau pelatihan merupakan kegiatan penting yang biasanya akan dilaksanakan untuk memberikan bekal pengetahuan baru atau memberikan motivasi tertentu kepada karyawan di sebuah perusahaan.

Training sangat berguna untuk meningkatkan kompetensi dan skill karyawan sehingga perusahaan bisa diuntungkan dengan peningkatan mutu manajemen, mutu profesionalitas, dan yang paling penting adalah peningkatan produktifitas perusahaan.

Pelatihan atau Training Tidak Bisa Dilakukan Begitu Saja Tanpa Persiapan yang Matang

Training dalam bahasa bisnis merupakan sebuah investasi yang harus dikalkulasi untung dan ruginya. Sejatinya, sebuah investasi adalah sejumlah modal yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan harapan agar produktifitas perusahaan tersebut bisa meningkat.

Hal inilah yang menjadikan Analisa Kebutuhan Training sangat diperlukan sebelum melakukan training agar perusahaan bisa  mengetahui dengan pasti konsep training seperti apa yang paling dibutuhkan oleh para karyawan.

Jika perusahaan Anda ingin menyelenggarakan sebuah training untuk karyawan, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan Analisa Kebutuhan Training untuk mengetahui dengan pasti jenis training apa yang paling dibutuhkan.

Pada dasarnya, ada tiga jenis analisis kebutuhan training yang selama ini dikenal yaitu:

  1. Task Analysis

Jenis analisa yang satu merupakan analisa training yang lebih menekankan pada kebutuhan training untuk satu jenis posisi di perusahaan misalnya analisa training untuk posisi kepala divisi atau analisis training untuk posisi manager.

Biasanya analisis ini akan mengkaji dengan detail mengenai jenis kemampuan atau kompetensi apa saja yang dibutuhkan oleh sebuah posisi di perusahan tertentu. Tugas dan kompetensi sebuah posisi di satu perusahaan dengan perusahaan lain yang memiliki bidang bisnis berbeda tentunya akan sangat berbeda.

Dalam penelitian training ini yang menjadi fokus utama adalah tugas darei posisi atau jabatan bukan dari perseorangan atau orang yang menjabat posisi tersebut.

Melalui Analisa Kebutuhan Training ini perusahaan nantinya akan dapat merumuskan jenis training apa yang paling tepat untuk sebuah posisi di perusahaan.

Pelatihan yang sudah dirancang dengan baik berdasarkan data dari analisis akan distandarkan dan kemudian akan dipraktekkan kepada semua karyawan di posisi yang bersangkutan.

  1. Person Analisis

Jika task analisis ditujukan untuk meneliti kebutuhan training di sebuah posisi, maka person analysis ditujukan kepada orang yang memegang suatu jabatan atau posisi di perusahaan. Dalam analisis ini akan diteliti kemampuan dan kompetisi seorang karyawan.

Dari hasil penelitian tersebut akan diketahui kelebihan dan kekurangan apa saja dari karyawan tersebut. Dari data inilah nantinya bisa disusun sebuah materi training yang bisa memperkuat kemlebihan dan memperbaiki kelemahan si karyawan yang bersangkutan.

Analisa Kebutuhan Training jenis person analysis akan ditetapkan levelnya oleh perusahaan yang bersangkutan. Misalnya untuk posisi manajer, ada beberapa jenis kompetensi yang harus dimiliki misalnya adalah skill kepemimpinan, skill komunikasi, dan seterusnya.

Seorang manajer akan diberikan assessment untuk mengetahui level kompetensinya. Jika misalnya dari semua jenis kompetensi ada yang nilainya rendah, maka manajer tersebut akan mendapatkan training tambahan untuk mengasah kompetensi yang dirasa masih kurang.

  1. Organizational Analysis

Organisational Analysis merupakan Analisa Kebutuhan Training yang diperuntukkan bagi perusahaan untuk merespon perkembangan dan persaingan di dunia bisnis yang semakin luas dan terus berkembang.

Contohnya adalah ketika sebuah perusahaan perbankan ingin membidik pasar yang lebih luas misalnya adalah kredit usaha kecil, maka akan diperlukan kemampuan dan skill baru di bidang kredit mikro dan di bidang UKM.

Berdasarkan kebutuhan ini, maka lembaga training akan menyusun sebuah materi training yang dapat membekali semua karyawan bank dengan pengetahuan dan skill mengenai kredit mikro usaha kecil menengah.

Organizational Training Analysis

Contoh lain dari organizational training analysis adalah sebuah perusahan yang ingin mengembangkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Dari kebutuhan ini, nantinya perancang training akan menyusun sebuah materi dan konsep training mengenai customer service yang biasanya bisa diikuti oleh semua karyawan dari semua posisi dan level.

Merancang dan membuat sebuah Analisa Kebutuhan Training memang sebuah pekerjaan yang tidak mudah dan agak menguras tenaga dan waktu. Agar hasil yang didapatkan bisa maksimal, perusahaan bisa menggunakan jasa lembaga pelatihan atau training untuk membantu menerapkan analisis kebutuhan training hingga pada proses penyusunan konsep training dan pelaksanaan training.

Menggunakan jasa lembaga khusus training akan jauh lebih hemat waktu, hemat biaya, serta lebih efektif hasilnya dibandingkan hanya mengandalkan karyawan perusahaan sebab jarang ada karyawan bahkan di posisi HRD yang memiliki kemampuan yang bagus dalam melakukan seluruh rangkaian training mulai dari penyusunan analisis hingga ke pelaksanaan training.

Dengan memberikan tugas ini kepada lembaga pelatihan yang professional dan berpengalaman, maka hasil yang bisa didapatkan akan jauh lebih maksimal. Pilih saja lembaga training yang professional, berpengalaman, dan sudah terpercaya reputasinya untuk melatih semua karyawan di perusahaan Anda.

Sumber: //infopelatihanmanajemen.com/2014/06/3-jenis-analisa-kebutuhan-training/

IPQI Learning Center mengadakan
Training Need Analysis
pada tanggal 8 – 9 Januari 2017

(Fix Running)
berlokasi di
AMG Tower Lt. 17
Jl. Dukuh Menanggal No. 1 A
Gayungan – Surabaya
Segera Daftarkan diri anda ke Contact Person Kami
Yoga | cs.sby@proxsisgroup.com |08111798353

Leave a Reply