Cara Mengelola Manajemen Pergudangan atau Warehouse Management

Secara rinci sistem manajemen gudang atau manajemen warehouse ini diartikan sebagai pengelolaan dari aktifitas yang saling berhubungan untuk melakukan penyimpanan barang sementara. Beberapa kegiatan penyimpanan barang sementara ini terbagi atas penerimaan bahan baku / barang dari pemasok, handling barang dan pengeluaran barang ke tujuan lokasi produksi.

Dengan hal ini maka dapat diberikan pengertian bahwa kegiatan manajemen warehouse ini terdiri atas beberapa aktivitas sederhana dalam gudang yang terbagi atas kegiatan antara lain yaitu :

1. Kegiatan administrasi
Kegiatan pengeluaran dan pemasukkan dana yang ada dalam perusahaan ini diatur seluruhnya dalam aktivitas administrasi. Semua kegiatan pendanaan yang dilakukan dalam administrasi ini diupayakan tercatat seluruhnya untuk memudahkan pelaksanaan pengembangan produksi perusahaan kaitannya dengan manajemen warehouse.

2. Penerimaan barang
Aktivitas penerimaan barang diatur sepenuhnya untuk bisa memetakan besaran dana dan produk yang didapatkan oleh perusahaan.

3. Penyimpanan barang
Barang yang masuk dalam gudang perusahaan ini diupayakan tersimpan dengan aman dari bahaya apapun di dalam lingkungan gedung.

4. Pengepakkan barang ke tempat yang dituju
Pengepakkan barang ini dilakukan untuk memastikan kondisi barang yang dikirimkan ke konsumen dalam kondisi yang baik. Pengepakkan barang ini juga diatur dalam manajemen warehouse.

5. Pengeluaran barang
Beberapa barang yang keluar dari perusahaan ini semua tercatat dengan rapi pada perusahaan. Pengeluaran barang produksi ini dilakukan untuk menciptakan suasana produksi yang tertib dan efisien.

Pelaksanaan pada beberapa kegiatan diatas diatur oleh manajemen warehouse yang terbagi atas sub bagian tugas. Beberapa sub bagian tugas ini dijalankan dengan melakukan pengendalian operasional, pengendalian biaya dan pengendalian personalia.

Dengan kata lain, manajamen warehouse menjalankan sistem supply chain management yang melakukan pengoptimalan tugasnya dari sisi pemasaran. Keuntungan yang didapatkan dalam penerapan manajemen warehouse pada perusahaan ini sungguh memuaskan bagi perusahaan.

Bentuk keuntungan yang didapatkan perusahaan melalui pelaksanaan manajemen warehouse antara lain yaitu :

1. Menghindarkan timbulnya pengeluaran budget yang tidak penting pada perusahaan
Banyak sekali kejadian tak terduga ketika perusahaan melakukan aktivitas produksi. Kejadian tak terduga ini sering menjadikan perusahaan mengeluarkan biaya yang tidak penting.

Di sisi lain, pengeluaran dana yang tidak penting pada perusahaan ini biasanya juga disebabkan oleh keahlian karyawan yang tidak mencukupi sehingga pengelolaan aktivitas distribusi yang berkaitan dengan dana tidak berjalan secara optimal.

Namun, saat digunakan manajemen warehouse ini maka perusahaan produksi akan langsung dapat menimbang dan mengelola kemungkinan besaran dana maksimal yang akan dibutuhkan oleh perusahaan selama proses produksi.

2. Manajemen warehouse diadopsi oleh beberapa perusahaan besar
Pengalaman perusahan yang sukses di bidang bisnis tentulah sangat banyak sehingga ketika mereka sukses menjalankan produksinya dengan menggunakan manajemen warehouse ini maka sebaiknya anda juga mengikuti jejak serupa dari pelaksanaan manajamen warehouse perusahaan tersebut.

Selain karena pengaturannya mudah, manajemen warehouse ini juga dijalankan dengan menggunakan metode yang berkesinambungan sehingga beberapa perusahaan besar juga akan dapat bekerja sama penuh dengan anda.

3. Manajemen warehouse meningkatkan perkembangan dan pengaturan bisnis
Manajemen warehouse dijalankan dengan menggunakan keterampilan bagian logistik dalam perusahaan yang berkompeten di bidangnya. Intinya, manajemen warehouse mendukung peran perusahaan untuk bisa menjalankan perkembangan dan pengaturan bisnis yang baik melalui proses supply chain management.

Sumber: //manajemenproduksi.com/cara-mengelola-manajemen-pergudangan-atau-warehouse-management/