PT Caterlindo Pertajam Pemahaman Penyusunan Pemetaan Proses Bisnis dengan Proxsis

Lastest Event Penyusunan Proses bisnis berdasarkan ISO 9001

PT Caterlindo perusahaan di daerah Taman Sidoarjo. Perusahaan tersebut bergerak melayani pembuatan desain, produk alat-alat rumah tangga dan kebutuhan industri dari stainless steel. Februari 2020, perusahaan ini telah melewati serangkaian external audit dari salah satu lembaga audit. PT Caterlindo merupakan perusahaan manufaktur yang sangat antusias memerbaiki organisasi. Mereka juga sangat cepat bergerak di tengah kondisi pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sidoarjo.

Proxsis mendapatkan kesempatan untuk menjadi mitra PT Caterlindo dalam berbenah diri untuk topik Penyusunan Pemetaan Proses Bisnis berdasarkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. PT Caterlindo menggandeng Proxsis untuk mengadakan training atau pelatihan. Pelatihan ini disampaikan oleh senior konsultan Proxsis di bidang proses bisnis dan spesialis ISO, didampingi dengan moderator dan tim teknis yang akan membantu memastikan pelatihan akan berjalan dengan baik. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Interactive Live Distance Learning (ILDL), sebuah metode pembelajaran jarak jauh secara daring yang sangat diminati dewasa ini.

Dalam agenda ini, PT Caterlindo diwakili oleh seorang QHSE manajer. Seluruh peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini, diskusi pun dapat terlaksana secara 2 arah. Tidak hanya penyampaian materi, acara ini juga ada kegiatan interaksi dan diskusi antar kedua belah pihak, bahkan dilengkapi dengan virtual coffee break. Hal ini dilaksanakan supaya penyampaian pelatihan tidak membosankan dan terbuka untuk diskusi. PT Caterlindo diberikan kesempatan penuh untuk memaparkan issue dan kendala yang ditemui belakangan ini terkait hal yang sedang dibahas (ISO 9001).

Pelatihan memulai pembahasannya dari pengenalan ISO 9001 beserta segenap klausul-klausulnya. Dari situ, kemudian dikerucutkan ke konteks organisasi atau klausul 4. Kemudian diperinci detil dari topik proses bisnis, mulai dari definisi, masukan (input), proses, komponen proses hingga output. Tidak hanya itu, pembahasan dilanjutkan juga sampai tahap evaluasi yang dapat mengarahkan organisasi dalam mendapatkan kepuasan pelanggan.

Kemudian, disinggung pula bagaimana teknik penulisan dokumentasi yang baik dan dapat dimengerti secara general. Apa saja kah tingkatan-tingkatan dokumen dan apa kendalanya saat diterapkan. Kemudian membahas juga bagaimana tetap tegas menerapkan standard ini di organisasi kita sesuai panduan yang telah didokumentasikan. Pelatihan ini memberikan pemahaman bahwa proses bisnis memegang peran yang vital dalam keberlangsungan dan perkembangan bisnis. Proses bisnis yang terdefinisi dengan baik, dapat membantu organisasi menuju perbaikan yang berkelanjutan (continuous improvement).

 

Author : Milla